Science and Tech

Vietnam Mempersiapkan Pembangunan PLTN

Perusahaan listrik Vietnam, EVN telah menandatangani perjanjian dengan konsorsium perusahaan Jepang untuk melakukan desain konstruksi dan operasi terhadap rencanan pembangunan PLTN kedua negara tersebut. Sementara itu Rosatom akan membantu membangun pusat informasi energy nuklir di Hanoi.

Sehari setelah penandatanganan kontrak dengan JAPC (Japan Atomic Power Company) untuk melakukan studi kelayakan pembangunan PLTN di wilayah selatan propinsi Ninh Thuan, perusahaan milik Negara EVN menandatangani memorandum kesepahaman denghan International Nuclear Energy Development of Japan Co (JINED). Dua perusahaan tersebut akan bekerjasama dalam malakukan desain, pembangunan dan pengoperasian PLTN.

 

EVN mengajuan 6 kriteria dalam MoU tersebut. Keneam criteria tersebut meliputi penyediaan reaktor dengan teknologi terbaru dan mempunyai tingkat keselamatan tertinggi, stabilitas pasokan bahan bakar nuklir, dan dukungan penyimpanan limbah radioaktif. Disamping itu JINED harus mendukung Vietnam dalam mengembangkan industry energy nuklir, memberikan pelatihan dan dukungan financial untuk bagi pekerja.

Persyaratan ini sesuai dengan kesepakatan kerjasama Mei 2008, di mana Jepang setuju untuk membantu Vietnam mempersiapkan dan merencanakan untuk pengenalan energi nuklir, mendidik ahli dalam tenaga nuklir dan membantu negara ini merumuskan peraturan keselamatan nuklir.

JINED didirikan pada Oktober 2010, dengan tujuan utama "kegiatan penelitian pembangkit listrik tenaga nuklir proyek pesanan di negara-negara berkembang." JINED mempunyai kantor pusat di Tokyo, tujuhpuluh lima persen saham JINED adalah miliki sembilan perusahaan listrik, sementara tiga perusahaan yang bergerak dibidang nuklir masing-masing memegang saham 5%, dan 10% sisanya dimiliki oleh Innovation Network Japan - sebuah perusahaan patungan pemerintah dan industry.

Langkah pendirian konsorsium ini merupakan reaksi terhadap keberhasilak Korea Selatan dalam memenangkan kontrak dengan Uni Emirat Arab dan diharapkan dapat memenangkan kontrak nuklir baru dengan Negara-negara nuklir baru di Asia Tenggara.

Bantuan Rusia

PLTN pertama Vietnam akan dipasok oleh Rusia Atom Story Export di provinsi Phuoc Dinh, dan juga PLTN kedua di provinsi Ninh Thuan, hal ini telah dituangkan dalam perjanjian yang ditandatangani paka Oktober 2010.Pembangunan dua Unit Pertama di provinsi Phouc Dinh dijadwalkan dimulai pada tahun 2014 dan reaktor pertama dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2020 dan yang reaktor yang kedua direncanakan tahun 2021.

MoU yang ditandatangani minggu lalu antara Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Vietnam dengan BUMN Rusia, ROSATOM ditujukan untuk membentuk suatu pusat informasi energy nuklir di Hanoi Polytechnic University.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Sergei Novikov, direktur departemen komunikasi Rosatom, dan Bui Van Ha, wakil Vietnam pendidikan dan pelatihan Vietnam.

Rosatom menyatakan bahwa MoU merupakan bagian dari kerjasama berkesinambungan antara Rusia dan Vietnam dalam membentuk opini positif public tentang energy nuklir di Vietnam serta memastikan industri nuklir masa depan memiliki teknisi ahli yang handal. (Akhmad Khusyairi)

Source : WNN

Who's Online

We have 60 guests and no members online

Visitor counter