Public Inf

Balancing dan Spooring

Pernahkan terlintas didalam pemikiran rekans, kenapa roda mobil anda harus dibalancing ? atau pernahkan rekans menanyakan kepada bengkel yang melakukan balancing, berapa gram kah roda anda di beri tambahan bandul balancing (correction weight), dan kenapa harus sekian gram ditambahkan atau di lekatkan di pelek roda mobil anda ?

Pernahkah rekans memberikan informasi kepada si balancer , missal : saya ingin roda mobil saya dibalancing untuk kecepatan mobil 140 km / jam atau 170 km/jam, atau 200 km/jam., kira2 apakah sama correction yang harus diberikan untuk limit kecepatan tsb ?

Pada kondisi tertentu mobil kita terasa bergetar pada kecepatan tertentu, tetapi getaran akan hilang jika kecepatan di naikkan atau di turunkan,

Berikut saya sampaikan sedikit ulasan tentang “unbalance correction”, ini tidak berlaku jika barang yang akan kita koreksi memiliki cacat physic, seperti:

1. Penyok

2. Bengkok

3. Peyang

4. Retak

5. Dll

Dan ini berlaku untuk semua benda berputar, termasuk didalamnya adalah roda kendaraan

Prinsipnya...

Setiap benda habis di balancinf, tidak boleh merubah massa,,

Mengapa di perlukan finish balancing ?

1. Pada saat , roda dibalancing secara individu, tidak di sertakan baut2 roda, dan ketika roda di pasang ke as mobil, semua baut roda di pasang. Seperti apa yang kita ketahui, bahwa berat dari setiap baut roda itu tidak sama.

Karena berat baut tidak sama, maka ini akan menyebabkan bergesernya titik berat roda.

2. Selain komponen baut roda, disana ada, komponen lain yang ikut ber putar, seperti shaft, disc,

Komponent ini tidak dilakukan balancing secara individual, maka ketika roda di pasang, unbalance pada komponen ini akan merubah titik berat roda, secara otomatis akan menyebabkan "unbalance".

Belum lagi kalau shaft ada deformasi, akan menambah runyam.

Seperti pada contoh perhitungan ,max residual unbalance limit, untuk speed 140 km/jam, dengan veleg 17" dan ketebalan ban 60 mm, max residual +/- 27 gram.

Dalam melakukan balancing yang benar, semua komponen yang berputar yang terhubung dngnya harus dibalancing bersama2, atau dilakukan balancing semua secara individual.

Usahakan setelah roda di balancing, jangan merubah masa roda, misal nambah angin, mengurangi angin, dll..

Pada saat roda di putar pada kecepatan tinggi, titik berat roda akan berubah karena distribusi panas di roda menjadi tidak rata, sehingga menyebabkan " thermal unbalance"

 

By:

Siswanto

Power Generation Services

Specialist Engineer

Blog: www.sispowergeneration.blogspot.com

Who's Online

We have 16 guests and no members online

Visitor counter